Fakta menarik liga sepakbola Greenland, hanya berlangsung selama 1 minggu

Penulis: Irwan manjalo

Halo sobat Nebtovers, Olahraga sepak bola sudah menjadi olahraga favorit di dunia, tak heran jika pertandingan sepakbola selalu di penuhi antusiasme masyarakat. Kompetisi sepakbola digelar di setiap negara bertajuk liga sepakbola, yang mempertandingkan klub klub dari negara tersebut. Liga sepakbola biasanya dilakukan selama beberapa bulan untuk meningkatkan persaingan antar klub untuk memperebutkan gelar juara. Namun bagaimana jika kompetisi sepakbola hanya dilakukan dalam 1 minggu? Yuk kita bahas fakta menarik liga Greenland.

Mengenal Greenlandic Football Championship

Sumber: Wikipedia

Kompetisi sepak bola di Greenland bisa dibilang sebagai kompetisi tersingkat yang pernah ada di dunia. Pasalnya, putaran final Liga Greenland hanya berlangsung dalam durasi tujuh hari. Kompetisi sepak bola tersebut dikenal sebagai Greenlandic Football Championship.

Fakta dibalik putaran liga yang singkat

Alasan dibalik singkatnya putaran liga, dikarenakan musim panas di Greenland hanya berlangsung selama 3 bulan, setelah itu daratan Greenland akan tertutup salju. Walaupun waktu musim panas berlangsung selama tiga bulan, lapangan akan benar benar layak untuk dipakai hanya dalam hitungan hari.

Ajang sepak bola di Lingkar Antartika ini hanya diikuti enam tim .Walaupun hanya mempertandingkan enam tim, kompetisi ini diikuti sebanyak 10 persen penduduk Greenland.

Kondisi ini memang sangat wajar mengingat jumlah penduduk di sana tak terlalu banyak meski luas wilayahnya setara dengan Jerman. Biasanya, pertandingan kompetisi Liga Greenland digelar di pulau vulkanik bernama Qeqertarsuaq yang terletak di Pulau Disko. Sekilas, lokasi pertandingan Liga Greenland sangat indah. Sebab, laga digelar dengan latar belakang gunung es dan juga ikan paus yang kerap muncul ke permukaan air.

Rawan cedera

Cedera adalah bagian tak terpisahkan dari olahraga apa pun, tapi jenis yang diderita oleh para pemain Greenland adalah patah kaki, patah hidung, dan patah lengan akan lebih mirip dengan pertandingan UFC (Ultimate Fighting Championship) semua hal itu diperparah oleh fasilitas lapangan yang kurang.

Sebelum 2016, kejuaraan dimainkan di atas pasir dan batu. Kondisi geografi tersebut membuat para fisioterapis sibuk dan para pemain banyak yang mengalami cedera.Beberapa tahun kebelakang, lapangan Qeqertarsuaq yang disulap menjadi lapangan buatan merupakan bentuk kemajuan dari masyarakat Greenland untuk mengelola sepak bolanya.

Antusiasme masyarakat yang tinggi

Sumber: BBC

Untuk mencapai lokasi ini, setiap tim maupun penonton yang ingin menyaksikan pertandingan harus menyeberang menggunakan kapal.Saat ini, B-67 Nuuk tercatat sebagai klub paling sukses di Liga Greenland dengan mengumpulkan total 13 gelar juara. Sementara itu, posisi kedua ditempati oleh Nagdlunguaq-48 yang meraup 11 trofi.

Dikutip dari Libero.id

Diterbitkan oleh Nebtov fact

Membagikan informasi dan fakta menarik

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai