4 fakta menarik ikan seruling, kerabat dekat kuda laut.

Selain terompet, seruling juga masuk daftar nama ikan di laut. Ikan ini punya nama keren yakni Fistularia spp dan sebutan lain yakni cornetfish . Kendati demikian ikan ini tidak dapat menghasilkan bunyi seperti seruling, jadi apa yang membuatnya dipanggil ikan seruling? Yuk kita bahas fakta menarik seputar ikan seruling.

1. Tubuhnya ramping, panjang

Salah satu hal yang paling mencolok dari ikan ini adalah bentuk tubuhnya. Cornetfish punya tubuh ramping memanjang layaknya pipa yang dapat mencapai 2 meter panjangnya.

Hal unik lainnya adalah ikan ini juga memiliki moncong panjang yang ditumbuhi susunan gigi kecil. Itu sebabnya ia juga dijuluki sebagai flutemouth atau ‘mulut seruling’. Selain itu, cornetfish tidak bersisik dan umumnya memiliki warna berupa jingga, abu-abu, kemerah-merahan, kehijau-hijauan, hingga kecokelatan.

Moncong yang dimiliki ikan seruling tersebut juga mempunyai fungsi penting. Bagian tubuh yang satu itu sangat membantu ketika cornetfish tengah mencari makanan. Lebih jelasnya, dilansir Blue Ocean, moncong yang panjang tersebut memungkinkannya untuk menggali dan menyodok koral serta menyedot makanan berupa ikan kecil dan udang-udangan.

2. Ikan seruling masih berkerabat dengan kuda laut.

Cornetfish ternyata masih berkerabat dengan kuda laut. Dilansir Kidadl, keduanya termasuk ke dalam famili Fistularidae bersamaan dengan pipefish. Kelompok hewan tersebut mudah dikenali lantaran ukurannya yang relatif kecil dengan moncong dan tubuh yang panjang.

beberapa spesies ikan seruling dibedakan berdasarkan warna dan ciri khasnya seperti Fistularia petimba (cornetfish merah), Fistularia tabacaria (cornetfish bintik biru), Fistularia commersonii (cornetfish karang), dan Fistularia corneta (cornetfish laut).

3. Hidup di daerah subtropis

Ikan seruling berhabitat di daerah tropis hingga subtropis di sejumlah perairan, meliputi Samudra Hindia, Pasifik, dan Atlantik. Secara spesifik, ikan tersebut dapat ditemukan di kedalaman 10–200 meter.

Dilansir dari idntimes binatang yang termasuk dalam genus Fistularia ini juga lazim ditemukan di area berpasir dan daerah yang banyak terumbu karang maupun rumput laut. Tidak jarang juga cornetfish berkeliaran di laut lepas secara berkelompok.

Tonton video agar lebih paham

4. Daging cornetfish memiliki tekstur yang lembut

Cornetfish bukanlah termasuk spesies yang beracun, karena ia tetap bisa dikonsumsi. Hanya saja, daging ikan seruling Kurang diminati untuk di konsumsi karena dagingnya yang berlendir, baik dalam maupun kulitnya. Di samping itu, setengah dari tubuhnya juga tidak dapat dimakan. Padahal, tekstur dagingnya lembut dan terdapat sedikit rasa manis.

Cornetfish umum diolah menjadi sup maupun sashimi di Jepang. Bahkan, ikan tersebut dianggap sebagai ikan kelas atas di Kyoto. Ada yang mau mencoba?

Diterbitkan oleh Nebtov fact

Membagikan informasi dan fakta menarik

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai